Di Tuduh Menerima Bayaran, 4 Wartawan Polisikan Oknum Guru SMP Kristen 1 Amanuban Barat – TTS

  • Whatsapp

Akibat sikap arogansi Oknum yang tidak bertanggung jawab sering insan Pers mendapat perlakuan kasar baik secara fisik maupun psikis. Untuk itu, sebagaimana amanat UU 40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 18 ayat (1) Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah). Maka Ia berharap masalah ini dapat diproses sesuai undang-undang. Tandasnya.

Dra. Maxima R. Bhia sebagai terlapor saat dihubungi melalui sambungan selulernya 082339730xxx sekitar pukul 19:17 Wita namun ponselnya yang ditujui sedang tidak aktif.

Bacaan Lainnya

Sementara Kabid Pembina SMP – Dinas Pendidikan Kab. TTS. David Mbolik yang dikonfirmasi Jumat (2/4/2021) sekitar pukul 22:08 Wita. Ia mengatakan, Terkait masalah tersebut tentunya yang merasa korban itu adalah teman teman dari Media karenanya kalau mereka merasa dirugikan secara fisik dan atau moril maka ada ruang bagi mereka untuk membawanya ke ranah hukum.

Selanjutnya. Jelas David. Saat kejadian tersebut Ia hadir sebagai pejabat dari Dinas dan mewakili pemerintah sehubungan dengan permasalahan yang terjadi di SMP Kristen 1 Amanuban Barat, kemudian terjadi masalah lain yang dialami para Wartawan dan oknum Guru. Untuk itu, kalau dimintai untuk memberikan keterangan, tinggal kembali pada pertimbangan penyidik saja jika membutuhkan keterangan saya karena kebetulan saat itu saya ada di sana.

“ Dari penyidik dipandang perlu untuk melengkapi berkas dan mendapat keterangan dari saya ya tentunya saya akan kasih keterangan karena memang saat itu saya ada disana “ Ujar David.

Kapolres TTS dan Kasat Reskrim Polres TTS yang dikonfirmasi Crew media ini Via sambungan WhatsApp secara bersamaan Jumat (2/4) sekitar pukul 19:26 Wita. Kasatreskrim Polres TTS IPTU Hendricka R.A.Bahtera. Via WhatsApp pukul 19:32 Wita. Ia membenarkan laporan polisi tersebut sudah diterima dan akan ditindak lanjuti. Sementara Kapolres TTS AKBP. Andre Librian,S.Ik dalam Jawabannya kepada Pena-Emas.com sekitar pukul 21:42 wita, Laporan tersebut akan segara di tindaklajuti. “ Segera akan ditindalanjuti” jawabnya. (memo/tim)

Pos terkait